Cara Kerja TV LCD

Televisi atau TV sudah menjadi barang biasa sekarang ini. Semakin majunya perkembangan zaman membuat ukuran TV yang dahulu besar dan menggembung seperti tabung, kini bisa sangat tipis dan disebut TV LCD. TV LCD ini memiliki kejernihan layar yang tinggi sehingga tidak membuat mata cepat lelah. Namun kekurangan TV LCD adalah tidak terlalu awet dibandingkan TV tabung zaman dahulu. Bagaimana cara kerja TV LCD yang harganya kini kian terjangkau?

cara kerja tv

Dari gambar di atas dapat diperoleh penjelasan bahwa setiap piksel terdiri dari kolom molekul Kristal cair (D) yang tergantung diantara 2 elektroda transparan (C) dan 2 filter polaritas (F). sumbu dari filter polarisasi tegak lurus satu sama lain. Tanpa Kristal cair diantara 2 filter polarisasi, maka sinar yang masuk dan melewati satu filter polarisasi akan ditahan oleh filter polarisasi yang lain. Kristal cair akan memutar sehingga memungkinkan cahaya diterima dan melewati filter polarisasi yang satu.

Kristal cair ini mengandung molekul yang memuat listrik yang akan mengenai elektroda transparan. Molekul-molekul tersebut akan diputar oleh elektrostatik. Gerakan perputaran tersebut akan membuat cahaya bergerak melewati molekul sehingga diteruskan atau ditahan untuk melewati filter polarisasi.

Sebelum memiliki muatan listrik (TV dalam keadaan mati), maka molekul Kristal cair akan tetap diam. Setelah menerima beban muatan listrik, barulah molekul tersebut bergerak sesuai struktur yang heliks.

Ada beberapa TV LCD yang elekrodanya memiliki permukaan kimia yang mengandung Kristal bening. Kristal bening ini dapat mengkristal dibagian sudut tertentu pada saat dibutuhkan. Sinar yang melewati 1 filter akan diputar melewati Kristal cair agar lolos pada filter yang kedua. Sejumlah cahaya yang diserap filter polarisasi akan diperbanyak jumlahnya secara transparan. Saat elektroda dialiri medan listrik, maka molekul Kristal cair akan menyesuaikan medan listrik untuk membatasi rotasi cahaya yang masuk. Dengan pembatasan ini, maka cahaya bisa diteruskan dalam jumlah yang bervariasi untuk menghasilkan gambar pada layar TV LCD Anda.

Sumber: What’sUp Magazine, Desember 2012

Categories: Pengantar Teknologi Informasi | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: